Redenominasi Rupiah Ditargetkan Rampung Sebelum 2013

Redenominasi Rupiah Ditargetkan Rampung Sebelum 2013

- detikFinance
Rabu, 17 Agu 2011 10:02 WIB
Redenominasi Rupiah Ditargetkan Rampung Sebelum 2013
Jakarta - Darmin Nasution berjanji sebelum masa pensiunnya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) selesai, proses redenominasi rupiah sudah berjalan. Masa jabatan Darmin akan berakhir di 2013.

"Sebelum masa jabatan habis saya ingin membuat BI itu lebih baik. Bank-nya beres, moneter beres termasuk redenominasi," ujar Darmin di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa Malam (16/8/2011).

Proses redenominasi saat ini koordinator pelaksananya berada di tangan Wakil Presiden RI. Darmin optimistis, sebelum masa jabatannya berakhir di 2013, proses penyederhanaan mata uang rupiah ini akan berjalan lancar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Redenominasi itu koordinatornya Wapres. Nah saya yakin akan dimulai sebelum 2013," katanya.

Darmin mengatakan, periode masa jabatannya memang akan berakhir di 2013 karena hanya meneruskan tugas dari Gubernur BI sebelumnya Boediono.

Setelah habis masa jabatannya Darmin menegaskan tidak akan terjun kedalam pemerintahan maupun instansi negara.

"Saya capek. Jadi ya sudah mungkin mau menikmati hari bersama anak-anak dan cucu. Cucu saya ada tiga," terang Mantan Dirjen Pajak ini.

Redenominasi merupakan proses penyederhanaan nilai mata uang rupiah. Dalam kajian sebelumnya, redenominasi akan menghilangkan 3 nol dalam nominal rupiah sekarang, namun tidak akan mengurangi nilainya. Misalnya adalah uang Rp 1.000.000 nantinya menjadi Rp 1.000 namun nilainya tidak berkurang.

BI beberapa kali menegaskan, redenominasi bukanlah sanering karena nilai rupiah tidak akan berkurang setelah redenominasi. BI memperkirakan proses redenominasi akan membutuhkan waktu sekitar 10 tahun. Tahapan pertama yang dilakukan bank sentral yakni sosialisasi yang semula dilaksanakan di tahun ini.

(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads