Bank DKI Tutup 528 ATM

Bank DKI Tutup 528 ATM

Herdaru Purnomo - detikFinance
Senin, 05 Sep 2011 10:04 WIB
Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah DKI Jakarta (Bank DKI) menghentikan operasional Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sekitar 528 unit atau mencapai 33%. Hal ini dilakukan sebagai bentuk efisiensi Bank DKI.

"Sekarang jumlahnya sudah berkurang menjadi sekitar 350-an. Idealnya segitu," ujar Direktur Pemasaran Bank DKI Mulyatno Wibowo, ketika ditemui di Gedung Bank Indonesia, Senin (5/9/2011).

Menurutnya dengan menutup ATM tersebut, efisiensi operasional bisa dijalankan dengan lebih baik. Selain itu, bank yang berniat menggelar IPO tahun depan ini juga merelokasi sejumlah ATM-nya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hal ini lantaran rendahnya utilisasi ATM-ATM tersebut. Jadi ada beberapa yang ternyata tidak banyak dipakai masyarakat," jelasnya.

Efisiensi ini dilakukan Bank DKI untuk persiapan menghadapi Initial Public Offering alias IPO. Bank DKI merencanakan IPO pada awal 2012.

(dru/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads