Perbanas Risaukan Lonjakan Kredit Konsumsi

Perbanas Risaukan Lonjakan Kredit Konsumsi

- detikFinance
Rabu, 14 Sep 2011 16:18 WIB
Perbanas Risaukan Lonjakan Kredit Konsumsi
Jakarta - Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) mengaku risau terhadap pertumbuhan kredit konsumsi yang terus melonjak. Perbanas meminta bank untuk mengarahkan kredit konsumsi tersebut ke arah sektor yang lebih produktif.

"Saya lihat sebetulnya merata, ya hampir semua segmen kredit tumbuh yakni koorporasi, komersial dan UMKM pertumbuhannya cukup baik memang dalam beberapa hal kita risau dalam kredit konsumsi," kata Sigit.

"Tapi saya pikir pada akhirnya kalau kredit konsumennya juga terarah itu kan mengarakkan sektor industrinya juga," imbuh Komisaris BCA ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Misalkan saja, Sigit mencontohkan kredit konsumsi itu untuk pembelian taksi atau motor untuk Ojek. Di mana, sambungnya, nanti pada akhirnya mendorong kredit otomotif untuk menambah investasi dan kapasitas produksinya.

"Jadi kerisauan itu wajar tapi kita juga perlu antisipasi mengenai kredit konsumsi karena pada dasarnya kredit konsumsi apalagi KPR itu secara relatif risikonya kan lebih terukur untuk banknya," jelas Sigit.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mengakui pertumbuhan kredit konsumer yang melesat di industri perbankan perlu diwaspadai. Pertumbuhan kredit konsumsi bisa mengkhawatirkan bagi bank jikalau ada gejolak ekonomi yang menyebabkan nasabah gagal bayar.

"Kredit konsumsi memiliki potensi kerawanan terhadap bank kalau ada shock ekonomi seandainya nasabah gagal bayar," ungkap Juru Bicara BI, Difi Johansyah

Data BI menyebutkan nilai kredit konsumsi ini mencapai Rp 113 triliun hingga awal Agustus 2011 lalu atau tumbuh 6,2% sepanjang tahun (ytd) dan 23,2% secara year on year (yoy). BI mengungkapkan pertumbuhan ini sudah mendekati ambang batas BI.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads