BI: Keinginan Pasar Soal Kenaikan Bunga Mulai Mereda

BI: Keinginan Pasar Soal Kenaikan Bunga Mulai Mereda

- detikFinance
Rabu, 07 Jul 2004 13:02 WIB
Jakarta - Gubernur BI Burhanuddin Abdullah mengungkapkan, saat ini keinginan pasar terhadap kenaikan suku bunga tidak terlalu kuat lagi. Ini karena pasar melihat likuiditas di sistem perbankan jumlahnya sudah mulai stabil."Suku bunga SBI kan ditentukan pasar, dan pasar melihat likuiditas di sistem perbankan masih cukup sehingga alasan untuk pasar menginginkan kenaikan suku bunga tidak terlalu kuat," kata Burhan di Gedung BI, Jl. MH. Thamrin, Jakarta, Rabu, (7/7/2004).Selain itu, pasca dinaikkannya kewajiban Giro Wajib Minimum (GWM) mulai 1 Juli 2004 lalu, BI telah berhasil menyerap dana sebesar Rp 18 triliun. "Jadi secara kuantitas likuiditas bisa diserap tanpa mengubah suku bunga, meski sebenarnya penyerapan likuiditas itu suku bunga terasa akan meningkat, tapi kita kan memberi kompensasi numerisasi," tegas Burhan.Sementara Dirut BRI Rudjito menambahkan, setelah berlangsungnya pemilu putaran pertama yang tanpa gejolak diharapkan ke depan kestabilan rupiah bisa terjaga kembali ke leval Rp 8.500 per dolar AS."Mungkin akan terjadi gejolak sedikit kalau ada permintaan baru, tapi secara keseluruhan ada perkembangan tren kestabilan kembali ke level Rp 8.500 per dolar AS," katanya. (mi/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads