Miranda: Rupiah Potensial ke Level Rp 8.300/US$
Rabu, 07 Jul 2004 13:49 WIB
Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) terpilih Miranda S. Goeltom memastikan, nilai tukar rupiah akan menguat menuju ke level Rp 8.300-an per dolar AS menyusul keberhasilan pelaksanaan pilpres putaran pertama."Penguatan ada di depan mata, tapi tergantung kabinet yang dibentuk. Mungkin bisa menguat ke level sebelum melemah yakni Rp 8.300 per dolar AS dengan asumsi kondisi global tidak berubah," kata Miranda di sela-sela diskusi di kantor CSIS, Jl. Tanah Abang III, Jakarta, Rabu (7/7/2004).Dijelaskan Miranda, rupiah akan menguat dengan melihat kondisi tingkat inflasi yang diperkirakan mencapai lima persen sesuai target. "Hingga sekarang tidak ada alasan fundamental bagi rupiah melemah terus, tapi jangan tinggal diam begitu saja," katanya.Karena itu, Miranda menyarankan agar presiden dan wakil presiden terpilih menyusun tim ekonomi yang baik. Menyangkut dibentuknya Tim Pengendalian Inflasi, Miranda menyambut baik, karena kecenderungan di banyak negara, penentuan target inflasi ditentukan bersama-sama antara bank sentral dan pemerintah.Ditambahkan Miranda, penentuan target inflasi tidak bisa hanya untuk jangka pendek, misalnya satu tahun, sehingga MoU pembentukan tim pengendalian inflasi yang akan menghitung target inflasi selama tiga tahun ke depan sebagai suatu yang realistis.
(mi/)











































