Hal ini disampaikan oleh Direktur Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo kepada detikFinance, Kamis (22/9/2011).
Perry mengatakan, BI melakukan lelang SUN di pasa sekunder dan meraih penawaran Rp 2,297 triliun, namun yang diambil BI mencapai Rp 1,74 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini kita intervensi untuk stabilkan rupiah dan juga kita buka lelang SUN untuk kita beli SUN," katanya.
Difi mengatakan dolar AS hari ini dibuka Rp 8.900 dan sempat menyentuh nilai tertinggi di Rp 9.100 sampai akhirnya ditutup Rp 8.760.
Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto mengatakan, keadaan ekonomi dunia yang makin parah dan ini membuat kekhawatiran investor global makin menjadi.
Dikatakan Rahmat, hari ini harga SUN terkoreksi sampai dengan 200 bps, lalu kepemilikan asing di SUN turun sekitar 2% meskipun tidak ada masalah fundamental di dalam negeri.
"Kami terus memantau perekembangan pasar bersama BI dan Bapepam dan siap menerapkan CMP (crisis management protocol)," tukas Rahmat.
(dnl/ang)











































