"Kita sudah bikin stress test di mana likuiditas dan permodalan aman," ungkap Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (23/9/2011).
"Walaupun terjadi worst case scenario (skenario terburuk), CAR (Rasio Kecukupan Modal/Capital Adequacy Ratio) perbankan kita masih di atas 8%," imbuh Deputi Bidang Pengawasan Perbankan BI ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketentuan BI kan CAR 8% jadi masih sesuai," tegasnya.
Halim juga menambahkan kredit perbankan yang tumbuh cukup deras di 24% juga masih bisa terkendali karena penyalurannya di segmen produktif. Halim menegaskan tidak ada kondisi yang dikhawatirkan termasuk terjadinya bubble di sektor kredit konsumsi.
"Kredit baik kok. Tidak ada gejolak potensi bubble di sektor konsumer," tukasnya.
(dru/dnl)











































