Mikro Laju CIMB Niaga menyediakan fasilitas simpanan dan pinjaman. CIMB Niaga menyediakan dua fasilitas pinjaman, yaitu Kredit Mikro Madya, yaitu pinjaman dengan plafon hingga Rp 50 juta dan Kredit Mikro Utama, yaitu pinjaman dengan plafon hingga Rp 500 juta.
"Untuk memudahkan nasabah yang hendak menggunakan fasilitas kredit mikro, saat ini unit Mikro Laju telah tersebar di Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi, dengan jumlah cabang sebanyak 186 unit (per Juni 2011), dan akan terus berkembang menjadi 300 unit sampai dengan akhir tahun 2011," kata Handoyo Soebali, Direktur Commercial Banking CIMB Niaga dalam siaran persnya, Senin (26/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Handoyo menjelaskan, mengingat target pasar adalah pengusaha mikro, maka syarat akte pendirian perusahaan seperti pada KPR konvensional tidak mutlak diperlukan.
Sebagai gantinya, calon nasabah cukup melampirkan keterangan dari lingkungannya (keterangan dari Lurah) berupa Surat Keterangan Usaha atau SKU bahwa nasabah merupakan pengusaha mikro (pedagang) yang tidak mempunyai penghasilan tetap. Syarat lainnya adalah jalan di depan rumah atau ruko cukup dilewati sepeda motor.
"Bunga yang kami berikan pun cukup kompetitif," janji Handoyo.
Hingga Juni 2011, CIMB Niaga telah menyalurkan Rp 692,3 miliar untuk kredit mikro. Angka ini melonjak 534% dari penyaluran kredit mikro pada periode yang sama tahun 2010 yang sebesar Rp 109,2 miliar.
Meski belum besar, Handoyo tetap optimistis pasar kredit mikro kedepannya masih bagus. Mengingat, masih banyak potensi di daerah-daerah yang belum tergarap.
"Kami masih akan terus kembangkan potensi di Kalimantan dan Sulawesi yang baru 2-3 bulan ini kami garap, tentunya tanpa melupakan wilayah lain yang telah kami buka terlebih dahulu," imbuh Handoyo.
(qom/dnl)











































