Asosiasi Multifinance Tak Khawatirkan Bubble Kredit Otomotif

Asosiasi Multifinance Tak Khawatirkan Bubble Kredit Otomotif

- detikFinance
Selasa, 27 Sep 2011 10:56 WIB
Asosiasi Multifinance Tak Khawatirkan Bubble Kredit Otomotif
Jakarta - Peningkatan kredit konsumsi 30% yang utamanya didorong oleh pembiayaan otomotif tidak perlu dikhawatirkan secara berlebih. Naiknya permintaan akan kendaraan menunjukkan tingkat daya beli masyarakat yang semakin kuat.

Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Wiwie Kurnia di Graha Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (27/9/2011).

"Kita ini aneh, saat turun kita sudah meningkatkan. Saat naik disuruh stop. Selama ini kan pertumbuhan ini didukung oleh buying power yang juga meningkat," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampai dengan akhir tahun, kredit konsumsi diperkirakan naik 24-25%, atau menurun dari posisi saat ini yang mencapai 30%.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman Hadad mengaku, pertumbuhan kredit konsumsi terutama di sektor otomotif cukup tinggi. Bank sentral memberi perhatian khusus untuk memantau kredit tersebut.

Atas pertimbangan tersebut, bank sentral mempunyai beberapa opsi untuk mengatur lebih jauh mengenai pesatnya kucuran kredit di sektor kendaraan bermotor ini. Terutama, sambungnya adalah mengaitkan kredit lebih kepada nilai alias loan to value.

"Pertumbuhan kredit konsumsi sebenarnya masih lebih kecil dibandingkan tahun lalu, tetapi ada beberapa sektor dan sub sektor yang mendapat perhatian lebih kita karena relatively pertumbuhannya sudah di atas 30% seperti kredit otomotif kendaraan roda empat," ungkap Muliaman.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads