Berutang ke Robert Tantular, Tugas Deputi BI Budi Mulya 'Dipreteli'

Berutang ke Robert Tantular, Tugas Deputi BI Budi Mulya 'Dipreteli'

- detikFinance
Senin, 03 Okt 2011 12:17 WIB
Berutang ke Robert Tantular, Tugas Deputi BI Budi Mulya Dipreteli
Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Mulya ketahuan meminjam uang ke pemilik Bank Century Robert Tantular untuk keperluan pribadinya, yang nilainya disebut-sebut Rp 1 miliar. Saat ini tugas Budi Mulya 'dipreteli' oleh BI.

Juru Bicara BI Difi A. Johansyah blak-blakan mengatakan kepada detikFinance, dalam rapat dewan gubernur (RDG) BI beberapa waktu lalu diputuskan Budi Mulya saat ini 'hanya' membidangi soal kesekretariatan, unit khusus penyelesaian aset, museum BI, serta kantor Bank Indonesia (KBI).

"Untuk jabatan Pak Budi Mulya yang lalu yaitu Direktorat Pengelolaan Moneter dipegang oleh Pak Halim (Deputi Gubernur BI), dan pengelolaan devisa dipegang Pak Hartadi (Deputi Gubernur BI)," jelas Difi, Senin (3/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi Difi tidak mau mengatakan apakah 'pengerdilan' tugas Budi Mulya ini berkaitan dengan kasus pinjaman pribadinya ke Robert Tantular.

Seperti diketahui, Budi Mulya mengaku pernah meminjam uang secara pribadi ke Robert Tantular.

Difi belum menyebutkan lebih jauh kapan dan berapa jumlah pinjaman tersebut berlangsung. Yang pasti ini bisa jadi temuan baru BPK yang saat ini sedang melakukan audit forensik soal putusan penyelamatan Bank Century Rp 6,7 triliun tersebut.

Menurut sumber-sumber detikFinance di KPK dan BPK, dana pinjaman pribadi Budi Mulya ke Robert Tantular ini mencapai Rp 1 miliar.

"Jadi benar ada pinjaman tapi sifatnya pribadi. Tak ada kaitannya dengan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) Bank Century," tukas Difi.


(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads