Penguatan Rupiah Diharapkan Terus Berlanjut
Jumat, 09 Jul 2004 12:24 WIB
Jakarta - Suksesnya pelaksanaan Pemilu presiden putaran pertama diharapkan terus memberikan sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah, sehingga bisa mencapai level Rp 8.300-Rp 8.400/dolar AS.Hal itu disampaikan Direktur Direktorat Pengelolaan Moneter BI Budi Mulya di Gedung BEJ, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Jumat, (9/7/2004)."Keinginan kita sama seperti itu (rupiah ke level Rp 8.300/dolar AS). Spiritnya sama. Kita tetap optimis," ungkap Budi Mulya saat ditanya tanggapannya mengenai pernyataan Deputi Gubernur Senior BI terpilih Miranda S. Goeltom yang optimis rupiah menguat ke Rp 8.300/dolar A.Namun, Budi tidak dapat memastikan kapan rupiah pada level tersebut bisa dicapai. "Kita tidak bisa memperkirakan waktu tapi komitmen itu ada," tegasnya. Kemungkinan, lanjut Budi, setelah pemilu presiden putaran pertama ini target tersebut bisa dicapai. "Kenapa tidak, saya sendiri ingin melihat ini sebagai momentum, kan ada istilahnya euforia positif, dari mulai the Fed yang confirm 25 basis poin, di mana itu sudah diantisipasi oleh pelaku pasar pada 1 Juli 2004. Tanggal 5 Juli ada pemilu yang lancar yang disikapi tanggal 6 oleh investor. Harusnya ini terus berlangsung, kita yakin mudah-mudahan ini akan sustainable," paparnya.
(mi/)











































