Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto kepada detikFinance, Sabtu (8/10/2011).
"Hari pertama pemesanan sdh Rp1,885 triliun dari 2.937 investor individu. Luar biasa, memecah rekor sepanjang sejarah penerbitan ORI selama ini," cetus Rahmat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"ORI bisa diperdagangkan dibanding deposito tidak bisa diperdagangkan," kata Rahmat.
Keuntungan lain dari ORI ini, lanjut Rahmat adalah bisa dibeli maksimal Rp 3 miliar dan semuanya dijamin penuh oleh negara. "Tapi taruh uang di deposito yang dijamin hanya Rp 2 miliar dengan bunga penjaminan lebih rendah yaitu 7,25%," tukas Rahmat.
Seperti diketahui, ORI008 mulai ditawarkan sejak 7 Oktober hingga 21 Oktober 2011.
Kemenkeu sebelumnya telah menunjuk 25 agen penjual yakni:
- Bank UOB Indonesia
- Citibank, N.A
- PT ANZ Bank Panin
- PT Bank Bukopin Tbk
- PT Bank Central Asia Tbk
- PT Bank CIMB Niaga Tbk
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk
- PT Bank Internasional Indonesia Tbk
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- PT Bank Mega Tbk
- PT Bank Negara Indonesia Tbk
- PT Bank OCBC NISP Tbk
- PT Bank Panin Tbk
- PT Bank Permata Tbk
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
- PT Ciptadana Securities
- PT Danareksa Sekuritas
- PT Kresna Graha Securindo
- PT Lautandhana Securindo
- PT Mega Capital Indonesia
- PT Reliance Securities Tbk
- PT Sucorinvest Central Gani
- PT Trimegah Securities Tbk
- Standard Chartered Bank
- The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd.
(dnl/dnl)











































