Dana Simpanan di BPR/BPRS Capai Rp 36,8 Triliun

Dana Simpanan di BPR/BPRS Capai Rp 36,8 Triliun

- detikFinance
Selasa, 11 Okt 2011 11:24 WIB
Jakarta - Total simpanan masyarakat di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) hingga akhir Semester I-2011 mencapai Rp 36,8 triliun. Jumlah tersebut meningkat Rp 3,12 triliun atau meningkat 9,29% dibandingkan pada akhir semester II-2010.

Jika dibandingkan pada akhir Semester I-2010 total simpanan akhir Semester I Tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp 6,79 triliun atau 22,65%.

Demikian hasil laporan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Selasa (11/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada akhir Semester I Tahun 2011 total simpanan pada BPR mencapai Rp 34,9 triliun dan total simpanan pada BPRS mencapai Rp 1,89 triliun. Proporsi total simpanan pada BPR adalah sebesar 94,86% dari total simpanan pada BPR/BPRS. Sedangkan proporsi total simpanan pada BPRS adalah sebesar 5,14% dari total simpanan pada BPR/BPRS," jelas LPS.

Total simpanan pada BPR pada akhir Semester I Tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp 2,39 triliun atau meningkat 9,19% dibandingkan dengan total simpanan pada akhir Semester II Tahun 2010. Jika dibandingkan dengan total simpanan pada akhir Semester I Tahun 2010, total simpanan tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 6,37 triliun atau 22,32%.

Total simpanan pada BPRS pada akhir Semester I Tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp 190,02 miliar atau 11,16% dibandingkan dengan total simpanan pada akhir Semester II Tahun 2010. Jika dibandingkan dengan total simpanan pada akhir Semester I Tahun 2010, total simpanan pada akhir Semester I Tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp 425,14 miliar atau mencapai 28,96%.

"Berdasarkan provinsi, total simpanan BPR/BPRS terbesar berada di Propinsi Jawa Tengah dengan total simpanan pada akhir Semester I Tahun 2011 adalah sebesar Rp 8,40 triliun. Sedangkan untuk total simpanan terkecil berada di Propinsi Sulawesi Barat yaitu sebesar Rp 0,22 miliar," tutup LPS.

(dru/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads