Jika dibandingkan pada akhir Semester I-2010 total simpanan akhir Semester I Tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp 6,79 triliun atau 22,65%.
Demikian hasil laporan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Selasa (11/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total simpanan pada BPR pada akhir Semester I Tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp 2,39 triliun atau meningkat 9,19% dibandingkan dengan total simpanan pada akhir Semester II Tahun 2010. Jika dibandingkan dengan total simpanan pada akhir Semester I Tahun 2010, total simpanan tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 6,37 triliun atau 22,32%.
Total simpanan pada BPRS pada akhir Semester I Tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp 190,02 miliar atau 11,16% dibandingkan dengan total simpanan pada akhir Semester II Tahun 2010. Jika dibandingkan dengan total simpanan pada akhir Semester I Tahun 2010, total simpanan pada akhir Semester I Tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp 425,14 miliar atau mencapai 28,96%.
"Berdasarkan provinsi, total simpanan BPR/BPRS terbesar berada di Propinsi Jawa Tengah dengan total simpanan pada akhir Semester I Tahun 2011 adalah sebesar Rp 8,40 triliun. Sedangkan untuk total simpanan terkecil berada di Propinsi Sulawesi Barat yaitu sebesar Rp 0,22 miliar," tutup LPS.
(dru/qom)











































