Bank Harus Lepas Ego Demi ATM Nasional

Bank Harus Lepas Ego Demi ATM Nasional

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 11 Okt 2011 17:28 WIB
Bank Harus Lepas Ego Demi ATM Nasional
Jakarta - Bank Indonesia (BI) berharap perbankan melepaskan ego masing-masing demi interkoneski ATM perbankan nasional. Dengan begitu penerapan national payment gateway (NPG) akan segera terwujud.

"Perbankan untuk lepaskan baju (ego) masing-masing, demi kepentingan nasional," jelas Deputi Gubernur Bank Indonesia Ardhayadi Mitroatmodjo di Hotel Ritz Calton, Mega Kuninga, Jakarta, Selasa (11/10/2011).

Ia menambahkan, banyak manfaat dari interkoneksi sistem ATM perbankan. Sistem pembayaran lebih efisien, dan pada akhirnya nasabah tidak perlu repot dalam bertransaksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak hanya dinikmati oleh masing-masing bank sehingga siap untuk 2015. Nasabah bisa mudah pergi ke mana pun. Dari sisi BI, akan lebih efektif, efisien. BI tegaskan, penyedia ATM harus patuh akan izin dan manajemen risiko," tegasnya.

Terkait NPG, Ardhayadi siap berdiskusi dengan kalangan perbankan. "Minggu depan NPG, akan diskusi dengan prinsipal untuk brainstorming," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Sistem Pembayaran BI Aribowo menjelaskan kerja sama tersebut merupakan awal yang ideal menuju penerapan NPG. Switching dari interkoneksi kedua ATM bank tersebut menggunakan jaringan Link dan Prima.

Link dibentuk oleh Himpunan Bank Negara, yang terdiri dari Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia dan Bank Tabungan Negara. Adapun Prima merupakan switching interkoneksi ATM yang dikelola oleh PT Rintis Sejahtera. Selain BCA, ada sedikitnya 40 bank yang tergabung dalam Prima.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads