Pekerjaan rumah tersebut antara lain konsolidasi organisasi, memperbaiki sistem dan infrastruktur organisasi, dan memperbaiki sumber daya manusia.
"HIPMI ini kan basisnya pengusaha, dan jarang ada yang mau menjadi aktivis. Untuk itu perlu adjusment bekerja dalam tim karena di HPMI harus ambil keputusan kolektif," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor HIPMI, Gedung Palma ONe, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Minggu (16/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 3 hal yang belum selesai dalam roadmap ini yaitu pembangunan kapasitas anggota, pertajaman kebijakan HIPMI dengan kebijakan pemerintah, serta rumusan enterpreneurship sehingga tidak ada lagi jawaban yang berbeda-beda," ujar Ketua HIPMI periode 2008-2011 ini.
Erwin juga menyatakan masih banyaknya data anggota yang belum terkumpul. Dari data yang selama ini digembar-gemborkan yaitu adanya sekitar 40 ribu anggota, baru 10 ribu anggota yang berhasil masuk dalam data HIPMI Pusat. Hal tersebut karena anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Dari data base baru 10 ribu anggota HIPMI, itu dari total yang 30-40 ribu. Kesulitannya anggota tersebar, jadi kesulitan mendapatkan data. Mungkin kesadarannya kurang, kecuali kalau ada acara di daerah saja. Sehingga penambahan anggota perbulan masih sangat rendah. Kami coba meng-collect melalui BPD untuk penambahan data base ini," paparnya.
Musyawarah Nasional HIPMI tahun 2011 akan dimulai Senin (17/10/2011) dan dibuka oleh Wakil Presiden Boediono di Hotel Shangri La, Jakarta pukul 08.00 WIB. Selanjutnya agenda Munas dan pemilihan Ketua Umum HIPMI baru akan digelar di Kota Makassar 18-19 Oktober 2011.
Adapun calon yang akan bertarung memperebutkan posisi ketua HIPMI dikabarkan seperti Raja Sapta Oktohari, kemudian Erick Hidayat, Raditya Priamanaya Djan dan Harry Warganegara, mereka semua merupakan pengusaha muda sukses.
Keempat calon Ketua Umum ini memperebutkan 165 suara dari 33 Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI. Diperkirakan terdapat sekitar 2.500 pemilik suara dan peninjau akan hadir dalam momen bersejarah bagi HIPMI ini.
(nia/qom)











































