Boediono: Belajar dari Krisis, Bank Harus 'Injak Bumi'

Boediono: Belajar dari Krisis, Bank Harus 'Injak Bumi'

- detikFinance
Selasa, 25 Okt 2011 13:22 WIB
Boediono: Belajar dari Krisis, Bank Harus Injak Bumi
Jakarta - Wakil Presiden Boediono kembali mengingatkan bank jangan sibuk mengurusi investasi di surat berharga. Perbankan diingatkan untuk meningkatkan peran membiayai sektor riil.

"Teringat pada krisis yang lampau dan krisis yang sekarang, di mana perbankan kakinya tidak menginjak ke tanah. Sibuk dengan berbagai kegiatan yang terkait dengan kertas keuangan, sibuk dengan kegiatan yang dikatakan mendatangkan nilai tambah tapi nilai tambah yang semu," sindir Boediono dalam acara 'Nusa Tenggara Invesment Day' di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2011).

Karena itu Boediono menghargai kinerja perbankan dalam negeri saat ini yang tidak menyibukkan diri hanya dengan investasi kertas berharga saja. Tapi juga menyambung dengan realitas dan kegiatan ekonomi riil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan lepas kaki dari menginjak bumi, lepas dari kegiatan ekonomi riil," cetus Boediono.

Dalam kesempatan itu, Boediono juga menyampaikan pesannya kepada para pemda untuk memajukan investasi di daerahnya. Sehingga dalam pembangunan infrastruktur, daerah tidak hanya mngandalkan dana APBN atau APBD saja.

"Saya sangat-sangat mengharapkan sekali benar-benar ada kesatuan niat dari Pemda untuk majukan investasi. Niat ini harus tercermin dalam langkah konkret. Banyak sekali keluhan investor, ketidakpastian perizinan, proses formal, dan informasi yang sebenarnya itu menghambat investasi," tukas Boediono.


(dnl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads