Laba BNI Naik 37% Menjadi Rp 4 Triliun

Laba BNI Naik 37% Menjadi Rp 4 Triliun

- detikFinance
Kamis, 27 Okt 2011 12:58 WIB
Laba BNI Naik 37% Menjadi Rp 4 Triliun
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tumbuhkan laba 37% menjadi Rp 4,06 triliun di triwulan III-2011, dibandingkan perolehan laba tahun sebelumnya pada periode yang sama Rp 2,95 triliun. Laba itu tumbuh akibat naiknya pendapatan bunga dan non bunga.

"Pendapatan bunga dan pendapatan non-bunga atau fee based income dapat ditingkatkan sehingga laba bersih pada Triwulan III 2011 ini naik 37% menjadi Rp 4,06 triliun," kata Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo dalam siaran pers, Kamis (27/10/2011).

Perseroan mencatat naiknya pendapatan bunga sebesar 5%, peningkatan pendapatan non-bunga (fee based income) sebesar 28%, dan penurunanan beban PPAP sebesar -13%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga akhir September 2011, kredit yang disalurkan BNI mencapai Rp 160,72 triliun, tumbuh 27% dibanding posisi akhir September 2010 sebesar Rp 126,07 triliun. Pertumbuhan kredit BNI terjadi di semua segmen.

Secara rinci, kredit korporasi tumbuh 31,7%, kredit usaha menengah tumbuh 13,2%, kredit usaha kecil tumbuh 17,2%, dan kredit konsumer tumbuh 37,8%. Sedangkan komposisinya, kredit korporasi 37,9%, kredit usaha kecil dan menengah 36,5%, kredit konsumer 17,9%, pembiayaan internasional 4,4%, dan pembiayaan dari anak perusahaan 3,3%.

Total aset BNI per akhir September 2011 tercatat Rp 268,43 triliun, tumbuh secara moderat sebesar 19% dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama Rp 224,81 triliun. Dari sisi liabilities, dana pihak ketiga (DPK) BNI meningkat 11% dari Rp 183,77 triliun menjadi Rp 204,38 triliun.

Jika dirinci dari komposisinya, 59% DPK merupakan CASA (current account saving account) sebagai sumber dana murah dan 41% berupa deposito. Dominannya CASA menunjukkan bahwa dengan peningkatan kualitas layanan, BNI semakin dipercaya sebagai transactional banking untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi nasabah.
(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads