"Laba yang diperoleh sebagian besar berasal dari hasil pencapaian usaha operasional BRI," ungkap Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali dalam siaran pers yang diterima detikFinance di Jakarta, Jumat (28/10/2011).
Perolehan laba tersebut didukung oleh penyaluran kredit yang tumbuh 20,83% atau sebesar Rp 47,63 triliun menjadi Rp 276,32 triliun, dari posisi setahun sebelumnya sebesar Rp 228,70 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 10.52 waktu JATS, harga saham BBRI stagnan di Rp 6.750 per lembar. Sahamnya diperdagangkan 1.438 kali dengan volume 40.865 lot senilai Rp 139 miliar.
(dru/ang)











































