Anggota DPR Desak BI Turunkan Lagi BI Rate

Anggota DPR Desak BI Turunkan Lagi BI Rate

- detikFinance
Minggu, 06 Nov 2011 14:08 WIB
Anggota DPR Desak BI Turunkan Lagi BI Rate
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak Bank Indonesia (BI) menurunkan kembali suku bunga acuan (BI rate) pada bulan November 2011. Turunnya BI rate akan membentuk ekspektasi inflasi yang semakin rendah dari pelaku pasar.

Menurut Wakil Ketua Panja Inflasi dan Suku Bunga Komisi XI DPR, Kemal Azis Stamboel, hingga akhir tahun level BI rate yang ideal adalah 6%, bahkan lebih rendah. Dengan angka deflasi Oktober 0,12%, maka inflasi tahunan di 2011 diperkirakan hanya mencapai 4%.

"Inflasi tahun depan yang diproyeksikan dikisaran 5%, memperkuat argumen agar BI Rate diturunkan. Terlebih, banyak bank sentral negara lain yang sekarang juga memangkas suku bunga acuannya. BI harus mengambil momentum ini," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/11/2011)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemal, yang juga Anggota DPR dari FPKS ini menambahkan, ekspektasi inflasi saat ini dan 2012 sudah rendah. Dengan target inflasi dalam APBN 2012, 5,3%, maka akan terjadi anomali jika BI tetap mempertahankan suku bunga tinggi.

"Akan ada pertanyaan yang serius untuk BI jika tidak menurunkan BI Rate," terangnya.

Ia mencontohkan, bagaimana bank sentral lain seperti European Central Bank (ECB) yang menurunkan suku bunga acuannya 25 bps menjadi 1,25%. Begitu pula Reserve Bank of Australia (RBA) yang juga menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 4,5%.

"Turunnya BI Rate mendorong suku bunga kredit agar ikut turun," imbuhnya. Penurunan ini penting untuk mendorong permintaan domestik, dan akan mengakselerasi perekonomian nasional dan sektor riil ditengah resesi global," imbuhnya.
Bulan lalu BI telah menurunkan BI Rate dari 6,75% menjadi 6,5%. Rencananya Dewan Gubernur BI akan melakukan rapat pada 10 November 2011 untuk kembali menentukan besaran BI Rate.
(wep/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads