Menurut Wakil Ketua Panja Inflasi dan Suku Bunga Komisi XI DPR, Kemal Azis Stamboel, hingga akhir tahun level BI rate yang ideal adalah 6%, bahkan lebih rendah. Dengan angka deflasi Oktober 0,12%, maka inflasi tahunan di 2011 diperkirakan hanya mencapai 4%.
"Inflasi tahun depan yang diproyeksikan dikisaran 5%, memperkuat argumen agar BI Rate diturunkan. Terlebih, banyak bank sentral negara lain yang sekarang juga memangkas suku bunga acuannya. BI harus mengambil momentum ini," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/11/2011)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan ada pertanyaan yang serius untuk BI jika tidak menurunkan BI Rate," terangnya.
Ia mencontohkan, bagaimana bank sentral lain seperti European Central Bank (ECB) yang menurunkan suku bunga acuannya 25 bps menjadi 1,25%. Begitu pula Reserve Bank of Australia (RBA) yang juga menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 4,5%.
"Turunnya BI Rate mendorong suku bunga kredit agar ikut turun," imbuhnya. Penurunan ini penting untuk mendorong permintaan domestik, dan akan mengakselerasi perekonomian nasional dan sektor riil ditengah resesi global," imbuhnya.
Bulan lalu BI telah menurunkan BI Rate dari 6,75% menjadi 6,5%. Rencananya Dewan Gubernur BI akan melakukan rapat pada 10 November 2011 untuk kembali menentukan besaran BI Rate.
(wep/hen)











































