Pembayaran Satu Kartu di Sektor Transportasi Sulit Diterapkan

Pembayaran Satu Kartu di Sektor Transportasi Sulit Diterapkan

- detikFinance
Senin, 14 Nov 2011 18:03 WIB
Jakarta - Pemberlakuan pembayaran semua transaksi transportasi menggunakan e-money single card masih sulit dilakukan. Pasalnya, bank di Indonesia belum seluruhnya terkoneksi.

Demikian diakui Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Ardhayadi Mitroatmodjo dalam jumpa pers di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (14/11/2011).

"Masalah yang terkait dengan pemberlakuan single card ini adalah belum terkoneksinya semua bank, seperti tol masih dipegang Bank Mandiri dan belum bisa digunakan untuk JakCard, JakCard juga masih dipegang oleh Bank DKI," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ke depan, lanjut Ardhayadi, pihaknya akan menetapkan standar uang elektronik sehingga dapat dengan mudah dilakukan penggabungannya.

"Tahun 2012 kita bertiga, BI, Kemenkominfo, dan Kemenhub, akan lakukan standar kemudian ujicoba, pada pertengahan tahun 2013, penerbit uang elektronik sudah melakukan ke standar uang elektronik," ujarnya.

Ardhayadi menyatakan pihak BI memiliki tugas untuk menginterkoneksikan bank-bank di Indonesia. Sementara, Dirjen Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso dalam memproses single card tersebut lebih kepada operasionalnya, sedangkan teknologinya merupakan tugas dari Kemenkominfo.

"Teknologinya di kominfo, lalu yang membuat banyak kartu menjadi single kartu di BI, kalau di kita (kemenhub) kontrak yang saat ini berlangsung, Kemenhub lebih kepada implementasi atau operasional," tandasnya.

(nia/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads