Demikian disampaikan oleh Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo ketika ditemui di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (15/11/2011).
"Pasar mulai confident dan sekarang investor asing mulai masuk khususnya yang jangka pendek mulai membeli kembali obligasi pemerintah. BI Rate masih 6%, inflasi kita tahun depan 5% jadi mau ke mana lagi? Jadi imbal hasil di Indonesia masih cukup menarik," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penarikan dana ini dilakukan melalui bank-bank asing dn manajer investasi asing. Namun BI mengatakan berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasar sehingga para investor tidak was-was untuk menanamkan uangnya.
Sementara mengenai target pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2011, Perry merasa optimistis ekonomi Indonesia minimal bisa tumbuh 6,5%, BI bahkan ingin mendorongnya jadi 6,7%.
"Kita lakukan stimulus dengan penurunan BI Rate dan kita mendorong bank kasih kredit secara prudent. Pemerintah juga memberikan stimulus sehingga pertumbuhan ekonomi bisa capai 6,7%," tukas Perry.
(dnl/ang)











































