Aset Syariah RI Bisa Kalahkan Malaysia dan Arab Saudi di 2023

Aset Syariah RI Bisa Kalahkan Malaysia dan Arab Saudi di 2023

- detikFinance
Rabu, 16 Nov 2011 12:41 WIB
Aset Syariah RI Bisa Kalahkan Malaysia dan Arab Saudi di 2023
Jakarta - Aset keuangan syariah Indonesia bakal menempati posisi pertama di dunia pada tahun 2023. Nilai aset keuangan syariah Indonesia tahun ini bakal mencapai US$ 1,59 miliar.

Pengamat Ekonomi Syariah Adiwarman Karim menyebutkan, berdasarkan hasil pembicaraan Islamic Finance Summit pada 15 November 2011 lalu, aset Islamic Finance dunia di 2023 bakal mencapai US$ 8,6 triliun.

Dari aset tersebut, Indonesia menduduki peringkat pertama dalam kontribusinya terhadap aset keuangan syariah di seluruh dunia dengan total aset mencapai US$ 1,6 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siapa yang di posisi pertama? Indonesia, dengan total US$ 1,59 triliun," ungkapnya dalam Seminar Economic Outlook di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (16/11/2011).

Kemudian, lanjut Adiwarman, di bawah Indonesia ada Pakistan dengan total aset US$ 1,38 triliun, India US$ 1,38 triliun, Bangladeh US$ 1,15 triliun, Mesir US$ 624 miliar, Turki US$ 581 miliar, Arab Saudi sebesar US$ 198 miliar, Inggris sebesar US$ 190 miliar, Yaman sebesar US$ 187 miliar, Syria US$ 163 miliar, dan Malaysia sebesar US$ 133 miliar.

"Jadi negara kita itu negara yang terlalu besar untuk diabaikan, too big too ignore," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia Mulya E. Siregar menyebutkan sampai September 2011 aset Bank Syariah mencapai Rp 126 triliun.

"Diperkirakan bulan Oktober ini bisa mencapai Rp 130 triliun," tambahnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads