Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, perusahaan penghasil purified terepthalic acid (PTA) dengan kapasitas 450 tibu ton/tahun itu membutuhkan investor yang cukup kuat, baik dari segi keuangan maupun operasional guna mengoperasikan kembali pabrik tersebut.
"Melalui penandatanganan perjanjian restrukturisasi utang ini, Bank Mandiri dapat mencatat kredit atas nama Polyprima sebagai performing loan, yang berarti pula meningkatkan kualitas performing assets Bank Mandiri," kata Zulkifli Zaini dalam siaran pers, Kamis (1/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank BUMN itu menilai masuknya Indorama Group dalam restrukturisasi Polyprima membuat adanya sinergi bisnis yang saling menguntungkan. Indorama Group sebagai produsen polyester terbesar akan mendapat tambahan jaminan pasokan bahan baku utamanya, yaitu PTA dari Polyprima.
Sementara Polyprima Karyareksa, akan memperoleh jaminan semua produknya akan diserap oleh Indorama Group.
Per 30 September 2011 posisi NPL Bank Mandiri sebesar 0.57% dan diharapkan akan semakin membaik dengan terus dilakukan langkah-langkah restrukturisasi terhadap kredit yang masih bermasalah.
(ang/qom)











































