Hatta Dukung Bank Turunkan Bunga Kredit

Hatta Dukung Bank Turunkan Bunga Kredit

- detikFinance
Minggu, 04 Des 2011 17:07 WIB
Hatta Dukung Bank Turunkan Bunga Kredit
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Hatta Rajasa mendukung penurunan suku bunga dasar kredit (SBDK) yang tengah diupayakan Bank Indonesia. Dengan suku bunga lebih rendah, masyarakat mendapat pembiayaan lebih cepat dan kompetitif.

Selaku pemerintah, dirinya tidak dapat mengintervensi kebijakan moneter. Ini sepenuhnya wewenang bank sentral. Namun saat tingkat bunga rendah, maka perputaran uang di perbankan dari sumber pendanaan menuju pembiayaan, mengalir lancar.

"Untuk mendorong dunia usaha yang tidak bergerak, memang sebaiknya spread-nya tidak terlalu tinggi antara suku bunga deposito dan landing rate. Ini adalah kebijakan perbankan. Tapi saya yakin, perbankan juga memikirkan," kata Hatta di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia (bank) juga harus memutar uangnya lebih cepat, dengan tetap mempertahankan asas prudential (kehati-hatian). Sektor riil utamanya UKM kita itu, memang harus dapat aliran dana cepat dan kompetitif. Saya mendukung itu," tambahnya.

Memang Gubernur BI Darmin Nasution, telah memberi sinyal agar perbankan dalam negeri segera menurunkan SBDK. BI minta bank lebih efisien tanpa menggerus perolehan labanya.

"Dalam rangka pengesahan Rencana Bisnis Bank (RBB) 2012 memang kita akan berbicarang dengan semua bank kita akan panggil dan nanti akan dianalisis kita harapkan memang SBDK bisa dilakukan penyesuaian," ungkap Darmin di Nusa Dua, Bali pekan ini.

BI akan melihat alasan perbankan yang belum menurunkan bunga kreditnya, terutama dari sisi asset liability dan struktur efisiensinya. "Itu kita pelajar dan ingin tunjukkan ke masing-masing bank bahwa harus ada perbaikan. Sebenarnya bukan memaksa. Tapi kita akan ajak mereka bicara agar efisiensi bisa ditempuh tanpa harus menurunkan profit-nya," tegas Darmin.

Bank Mandiri pun berjanji secara turunkan suku bunga kreditnya, 50 bps. SBDK bank BUMN ini rata-rata masih berada di atas 10%. Sebelumnya, Bank Central Asia Tbk (BCA) mengaku telah menurunkan bunga kreditnya sebesar 50 bps dan mengklaim bunga kreditnya paling murah. Pada situsnya, kredit korporasi BCA dipatok 9%, kredit ritel 10,5%, KPR bunga sebesar 7,5%, dan bunga non KPR 8,64%.

(wep/wep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads