BRI Berminat Ikuti Divestasi Permata
Selasa, 20 Jul 2004 10:24 WIB
Jakarta - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyatakan minatnya untuk mengikuti divestasi Bank Permata. Kombinasi Bank Permata dan BRI diyakini akan menjadi bank yang bagus karena kedua bank memiliki sektor usaha yang saling mengisi. "Kita saat ini sedang mengkaji secara serius tapi belum ada keputusan," kata Direksi Utama BRI Rudjito di Gedung Depkeu, Jakarta, Selasa (20/7/2004).Dia menjelaskan antara Bank Permata dan BRI memiliki segmen bisnis yang saling mengisi. "Kami banyak bergerak di mikro dan kecil serta jaringan di bawah. Sedangkan Bank Permata di consumer banking dan jaringan di kota," ujarnya.Dalam persyaratan divestasi Bank Permata, pemerintah mensyaratkan bank yang berminat terhadap divestasi Permata harus memiliki ekuitas yang melebihi Permata. Menurut Rudjito, syarat itu bisa dipenuhi karena ekuitas BRI mencapai Rp 11 triliun sementara Permata hanya Rp 1,8 triliun. Namun demikian diperkirakan keiukutsertaan divestasi akan terganjal oleh aturan BI soal BMPK bahwa akuisisi maksimal 10 persen dari ekuitas atau modal."Kalau kita langsung akuisisi mungkin kena BMPK. Kalau lihat itu mungkin kita tidak bisa bersaing dengan yang lain," katanya. Untuk itu BRI tengah memikirikan untuk membentuk konsorsium dengan pihaknya sebagai lead consorsium. Namun BRI belum memastikan apakah akan menggandeng angota dari asing atau lokal. Yang jelas, dari sisi sumber dana BRI tidak punya masalah.
(nit/)











































