Ganti Rp 1.000 Menjadi Rp 1, BI Harus Gencar Sosialisasi

Ganti Rp 1.000 Menjadi Rp 1, BI Harus Gencar Sosialisasi

- detikFinance
Kamis, 15 Des 2011 15:41 WIB
Jakarta - Proses pembahasan redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah tanpa mengurangi nilainya sudah didepan mata. Bank Indonesia (BI) harus gencar melakukan sosialisasi yang menjadi kunci utama proses penyederhanaan Rp. 1000 menjadi Rp. 1 tersebut.

Demikian diungkapkan oleh Ekonom Chatib Basri ketika ditemui disela acara Mandiri Economic Forum 2011 di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Kamis (15/12/2011).

"Redenominasi pada dasarnya bagus untuk efisiensi. Namun, dalam proses redenominasi orang harus hati-hati dalam sosialisasi karena kita orang belum terbiasa angka 1.000 dengan nol tiga di ganti dengan hanya angka 1," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Chatib, BI harus mewaspadai efek psikologisnya dari proses redenominasi. "Karena takutnya orang ga percaya," kata Dia.

Lebih jauh Chatib mengatakan, perlu diperhatikan lebih jauh yang berhubungan dengan aspek legal administratif. Karena, urusannya bisa panjang.

"Misalkan soal properti katakanlah dalam 10 tahun lalu itu berapa miliar utang properti korporasi. Nah, ketika di redenominasinya berapa jadinya ada pembulatan pastinya dan ada aspek legal yang berubah," tuturnya.

"Yang penting nilai yang di redenominasi itu sosilasinya tepat dan dalam waktu yang bersamaan diedarkan dua mata uang lama dan hasil redenominasi," imbuh mantan staf ahli Menkeu Sri Mulyani ini.

Menurutnya redenominasi pasti akan lebih banyak manfaatnya terutama dalam hal efiesensi.

"Misalnya mau beli Blackberry itu uangnya berapa banyak di dompet kan kalau cash? Nah dengan redenominasi jauh lebih efisien," pungkasnya.


(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads