Pembobolan itu dilakukan lewat penarikan di ATM-ATM di Malaysia. Demikian ungkap DBS dilansir The Straits Times, Jumat (6/1/2012).
Menurut sumber-sumber, pembobolan itu mungkin dilakukan dengan mengkloning kartu ATM, yang datanya dicuri dari ATM-ATM tersebut. Ini adalah kasus pembobolan ATM terbesar yang menimpa DSB beberapa tahun terakhir ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank asing tersebut mengaku siap memberi kompensasi bagi seluruh kerugian yang diderita nasabahnya akibat penarikan ATM oleh pihak tak bertanggung jawab tersebut. Polisi juga sudah ikut melakukan inevestigasi dalam kasus ini.
Bank tersebut juga meminta para nasabahnya segera melapor jika menemukan dana dalam rekeningnya yang tiba-tiba hilang supaya bisa cepat diproses dan ditanggulangi.
(ang/dnl)











































