Agus Marto Senang Bunga Utang Pemerintah Makin Murah

Agus Marto Senang Bunga Utang Pemerintah Makin Murah

- detikFinance
Selasa, 10 Jan 2012 13:05 WIB
Agus Marto Senang Bunga Utang Pemerintah Makin Murah
Jakarta - Pemerintah baru saja menerbitkan surat utang berdenominasi dolar AS (global bond) denilai US$ 1,75 miliar atau sekitar Rp 15,75 triliun. Bunga dari surat utang ini turun drastis.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, di 2008 bunga surat utang yang diterbitkan pemerintah Indonesia adalah 8,154%. Sekarang bunga itu turun menjadi 5,3% untuk surat utang berjangka waktu 30 tahun.

"Jadi itu menunjukkan penghargaan dari pemilik dana, investor terhadap risiko Indonesia. Dan perlu diketahui sekarang ini banyak sekali negara-negara khususnya Eropa yang melakukan refinancing (pembayaran utang lewat utang). Jadi kita memang menggunakan strategi pada saat awal tahun ini untuk tarik," jelas Agus di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (10/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah obligasi global ini, pemerintah juga berencana untuk menerbitkan sukuk global di tahun ini. Namun semua bergantung kepada kondisi pasar. Jumlahnya pun belum bisa disebutkan saat ini. Namun yang pasti menurut Agus pemerintah akan lebih banyak menarik dana utang dari domestik.

Seperti diketahui, obligasi global yang diterbitkan pemerintah merupakan bagian dari program Global Medium Term Notes (GMTN) RI sebesar US$ 15 miliar.

Obligasi global tersebut dijual sebesar 51% bagi investor AS, 12% untuk Eropa, 37% untuk Asia, dan sekitar 15% untuk investor Indonesia. Berdasar jenis investor, pembelian obligasi global ini dilakukan asset managers sebesar 73%, bank 20%, asuransi dan dana pensiun sekitar 4%, serta private banking sebesar 3%.

Adapun obligasi global tersebut memiliki seri RI0142 merupakan obligasi bertenor 30 tahun, dengan tingkat kupon 5,25%, acuan yield 5,375%, dan harga sebesar 98,148 %. Pricing date penjualan obligasi tersebut dilakukan pada Senin, 9 Januari 2012. Tanggal penerbitan dilakukan pada 17 Januari 2012 dan jatuh tempo 17 Januari 2042.

Bertindak sebagai joint lead managers dan joint bookrunners dalam transaksi ini adalah HSBC, JP Morgan Chase, dan Standard Chartered. Selain itu, PT Mandiri Sekuritas juga ditunjuk sebagai co-managers. Sebagai informasi, Republik Indonesia memperoleh peringkat BBB- (investment grade) dengan outlook stabil dari Fitch Rating, BB+ (positive outlook) dari Standard & Poor, serta Ba1 (stable outlook) dari Moody's.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads