Jakarta - International Finance Corporation (IFC), bagian dari Bank Dunia semakin aktif melakukan pembiayaan pada sektor infrastruktur dan SDM di Indonesia. Dana US$ 500 juta atau setara Rp 4,5 triliun siap dikucurkan kepada korporasi, yang salah satunya telah ditandatangani hari Selasa dengan PT Wintermar Offshore Marine Tbk.
Demikian disampaikan Country Manager IFC Sarvesh Suri di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (10/1/2012).
"Setelah dengan Wintermar, ada beberapa penjajakan yang tengah kami lakukan. Tahun 2011 total investasi IFC US$ 500 juta. Tahun juga nilainya tidak jauh berbeda," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan lebih banyak membiayai korporasi pada sektor infratruktur dan SDM. Dalam melakukan pembiayaan, IFC melakukan dengan hati-hati dan yakin bahwa pembiayaan akan berdampak positif, khususnya penambahan nilai kepada Indonesia.
"Secara global, memang tahun buku 2011 total investasi IFC mencapai US$ 19 miliar. Tahun buku dimulai 1 Juli-31 Juni tahun berikutnya," tegasnya.
(wep/ang)