Suku Bunga The Fed Kemungkinan Naik, Rupiah Tak Terpengaruh

Suku Bunga The Fed Kemungkinan Naik, Rupiah Tak Terpengaruh

- detikFinance
Senin, 26 Jul 2004 14:30 WIB
Jakarta - Keputusan The Fed yang kemungkinan akan menaikan kembali suku bunganya sekitar 0,25 persen pada pertemuan Agustus, diperkirakan tidak akan memberi pengaruh pada nilai tukar rupiah dan sejumlah mata uang lainnya. Pasalnya seluruh negara sudah memperhitungkan kemungkinan kenaikan ini beberapa waktu lalu.Hal ini dikatakan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia terpilih Miranda S Goeltom di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (26/7/2004)."Dugaan saya mestinya begitu," kata Miranda saat ditanya apakah nantinya rupiah tidak terpengaruh atas kebijakan The Fed itu.Miranda menjelaskan semua negara di dunia sudah mengakomodasi kenaikan suku bunga AS dalam perhitungan perekonomiannya. "Jadi ini tidak merupakan kejutan lagi," tegasnya.Mengenai lendakan bom di KPU Senin siang ini, Miranda mengatakan belum tahu persis bagaimana pengaruhnya ke rupiah. Namun sebelum adanya bom ini pelemahan rupiah akhir-akhir ini semata-mata disebabkan oleh faktor regional yang dipicu oleh pernyataan Allan Greenspan."Pernyataan itu bisa diinterpretasikan bahwa secara reguler lebih mungkin dia menaikan suku bunga daripada tidak menaikan. Jadi probaliitas untuk menaikan lebih tinggi menyebabkan dolar menguat," katanya.Pelemahan rupiah terhadap dolar AS juga terjadi di hampir seluruh mata uang dunia seperti euro, bath Thailand, dolar Singapura dan peso Philipina.Selain itu, Miranda Goeltom juga mengungkapkan bahwa dirinya besok direncanakan akan dilantik secara resmi menjadi Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia pukul 11.00 WIB di kantor Mahkamah Agung. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads