"Kami yakin Khairussaleh akan dapat memimpin BII dalam masa transformasi ini, sejalan dengan inisiatif kami untuk membawa BII ke tingkat yang lebih tinggi sehingga dapat menjadi kontributor penting bagi Maybank Group," ujar Presiden Komisaris BII Tan Sri Dato’ Megat Zharruddin bin Megat Mohd Nor dalam siaran pers, Senin (16/1/2012).
Tan Sri mengatakan, BII akan meminta persetujuan regulator soal pengangkatan presiden direktur baru serta perubahan nama perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perubahan nama BII menjadi Maybank Indonesia ini merupakan tahapan yang terjadi di dalam evolusi Maybank Group. Hal ini merupakan batu loncatan yang penting bagi Maybank Group, khususnya dalam mendukung pertumbuhan bisnis dan ekonomi serta memberikan kontribusi bagi masyarakat Indonesia. Pengembangan perusahaan akan memperkuat citra BII di Indonesia karena stakeholder akan menghubungkan bank lokalnya sebagai bagian dari jaringan perbankan internasional yang kuat yang sungguh-sungguh memiliki komitmen untuk berperan dalam mempercepat pembangunan ekonomi dan masyarakat di Indonesia," tutur Tan Sri.
Lewat keputusan RUPS LB ini, maka Ramli menggantikan posisi Rahardja Alimhamzah, yang selama ini menjabat sebagai Presiden Direktur dan telah memimpin BII sejak pengunduran diri Ridha Wirakusumah sebagai Presiden Direktur pada Juli 2011.
(dnl/hen)











































