Darmin: Selain Perbankan, Sektor Riil Juga Perlu Efisien

Darmin: Selain Perbankan, Sektor Riil Juga Perlu Efisien

- detikFinance
Senin, 16 Jan 2012 13:53 WIB
Darmin: Selain Perbankan, Sektor Riil Juga Perlu Efisien
Jakarta - Perbankan selalu dituding industri yang cukup boros dan jauh dari efisiensi. Bank Indonesia (BI) mengungkapkan ternyata tidak hanya industri perbankan, industri sektor riil dan industri lainnya juga harus meningkatkan efisiensi.

"Efisiensi bisa di sistem pembayaran, perbankannya, semua sama. Intinya, kita perlu mengelola ekonomi lebih efisien. Nah ini di sektor riil juga perlu itu efisiensi," ujar Gubernur BI Darmin Nasution di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (16/1/2012).

Ia menjelaskan, efisiensi di sektor riil perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perizinan, pengadaan lahan, kelistrikan, pelabuhan. Bank sentral berharap apa yang telah dilakukan untuk mendorong efisiensi industri perbankan bisa diikuti oleh otoritas lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di pelabuhan itu kan masih banyak yang harus dibetulkan efisiensinya. Nah kita lakukan ini, juga mengundang otoritas lain juga melakukan hal yang sama. Ekonomi kan tidak bisa sepotong-sepotong, semua menjadi satu, baik SDM, kelistrikan, perbankan, dan lain-lain," tegas Darmin.

Industri perbankan sendiri, sambung Darmin telah didorong lewat berbagai upaya untuk meningkatkan efisiensi di sistem pembayaran lewat interkonektivitas jaringan ATM.

Seperti diketahui, saat ini PT Bank Mandiri (persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah menyatukan jaringan ATM sehingga diharapkan bisa meningkatkan layanan kepada nasabah dan efisiensi dalam investasi mesin ATM.

"Ini kan bagian dari proses, bertahap. Jadi penyelesaiannya perlu waktu, tapi jelas arahnya di sistem pembayaran kita lebih efisien untuk industri perbankan, nah ini perlu juga di sektor riil, sehingga masyarakat bisa memeroleh manfaat sebanyak-banyaknya dari kegiatan ekonomi ini," tutur Darmin.

(dru/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads