"Efisiensi bisa di sistem pembayaran, perbankannya, semua sama. Intinya, kita perlu mengelola ekonomi lebih efisien. Nah ini di sektor riil juga perlu itu efisiensi," ujar Gubernur BI Darmin Nasution di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (16/1/2012).
Ia menjelaskan, efisiensi di sektor riil perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perizinan, pengadaan lahan, kelistrikan, pelabuhan. Bank sentral berharap apa yang telah dilakukan untuk mendorong efisiensi industri perbankan bisa diikuti oleh otoritas lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Industri perbankan sendiri, sambung Darmin telah didorong lewat berbagai upaya untuk meningkatkan efisiensi di sistem pembayaran lewat interkonektivitas jaringan ATM.
Seperti diketahui, saat ini PT Bank Mandiri (persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah menyatukan jaringan ATM sehingga diharapkan bisa meningkatkan layanan kepada nasabah dan efisiensi dalam investasi mesin ATM.
"Ini kan bagian dari proses, bertahap. Jadi penyelesaiannya perlu waktu, tapi jelas arahnya di sistem pembayaran kita lebih efisien untuk industri perbankan, nah ini perlu juga di sektor riil, sehingga masyarakat bisa memeroleh manfaat sebanyak-banyaknya dari kegiatan ekonomi ini," tutur Darmin.
(dru/hen)











































