"Bank Indonesia pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Selasa, 17 Januari 2012, memutuskan untuk memperlebar koridor bawah suku bunga operasi moneter (deposit facility) yang semula 150 bps menjadi 200 bps di bawah BI rate. Suku bunga batas bawah diturunkan lagi. Jadi BI ingin bank tidak hanya menempatkan dananya ke BI saja," ungkap Juru Bicara BI Difi Johansyah di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (17/1/2012).
Dikatakan Difi, bank sentral berharap pelebaran batas bawah koridor suku bunga operasi moneter ini bisa meningkatkan transaksi melalui Pasar Uang Antar Bank (PUAB). "Kita harapkan volume transaksi di PUAB bisa lebih tinggi," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini terkait dengan kecenderungan meningkatnya ekses likuiditas global. Batas bawah merupakan fasilitas yang disediakan BI untuk menampung ekses likuiditas di pasar uang. Dengan potensi besarnya aliran dana yang masuk ke Indonesia, BI berharap daripada bank menempatkan kelebihan dananya di BI, sebaiknya perbankan menyimpannya antarbank.
Pasar Uang Antar Bank (PUAB) merupakan kegiatan pinjam meminjam dana jangka pendek antarbank yang dilakukan melalui jaringan komunikasi elektronis.
(dru/dnl)











































