"Akhir tahun 2011 posisi asing di SBI sebesar Rp 7,8 triliun, pada 13 Januari 2012, posisi asing di SBI Rp 2,6 triliun," kata Juru Bicara BI, Difi Johansyah di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Selasa (17/1/2012).
Dikatakan Difi, BI secara bertahap akan menggantikan instrumen SBI dengan Surat Berharga Negara (SBN). Karena selama ini masih banyak yang menganggap SBI sebagai instrumen investasi, tidak hanya sebagai instrumen moneter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, saat ini SBI yang tersedia di pasar sekunder juga semakin sedikit, karena bank sentral menetapkan six month holding period, di mana SBI yang dimiliki tidak boleh diperjualbelikan di pasar sekunder selama enam bulan.
(dru/ang)










































