"Diamond Investa akan ada pembayaran bunga dalam waktu dekat," ungkap Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (24/1/2012).
Namun Timoer enggan memberikan waktu akan direalisasikannya pembayaran tersebut. Mengenai pesangon para mantan karyawan Bakrie Life, Timoer mengatakan dirinya masih menunggu kabar dari pemegang saham Bakrie and Brothers (BNBR).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu nasabah Diamond Investa Bakrie Life memang mengatakan akan ada pembayaran di akhir Januari 2012 terkait pembayaran bunga. Namun nasabah tetap saja tidak akan termakan janji manis sebelum realisasi.
"Memang ada pembayaran katanya di akhir Januari 2012. Tapi ya begitu, siapa yang percaya Bakrie Life," kata seorang nasabah melalui pesan singkatnya.
Bakrie Life memang hanya mengumbar janji-janji palsunya. Dana pokok nasabah Diamond Investa yang direncanakan dicicil 25% per tahun tidak juga dibayar padahal sudah memasuki 2012. Selama 2011 berarti Bakrie Life tidak mencicil sama sekali.
Bakrie Life baru membayar 2,5 kali dana pokok yaitu Maret 2010, Juni 2010, dan September 2010 (sisa 45% dari total 6,25%). Total sisa cicilan pokok dan bunga Diamond Investa Bakrie Life yang belum dibayar yaitu per September 2010 sampai dengan Januari 2012.
Perwakilan nasabah Diamond Investa mengaku terpukul atas sikap kesewenang-wenangannya Bakrie Life.
Seperti diketahui, Bakrie Life menderita gagal bayar produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa sebesar Rp 360 miliar. Sesuai SKB, manajemen Bakrie Life menawarkan skema pengembalian dana pokok sebesar 25% di 2010, 25% di 2011, dan sisanya 50% di 2012.
Sebanyak 25% di 2010 dibayar empat kali setiap akhir triwulan, demikian juga di 2011, dan sisanya 50% di Januari 2012 namun nasabah kembali gigit jari karena SKB tidak diindahkan oleh manajemen.
Skema pembayaran Angsuran Pokok dana tersebut yakni Maret 2010 (6,25%), Juni 2010 (6,25%), September 2010 (6,25%), Desember 2010 (6,25%), Maret 2011 (6,25%), Juni 2011 (6,25%), September 2011 (6,25%), Desember 2011 (6.25%), dan terakhir pada Januari 2012 (50%). Namun semua kesepakatan itu meleset dari jadwal, dengan alasan Bakrie Life belum dapat kucuran dana dari induk usahanya Bakrie Grup.
(dnl/dnl)











































