LPS: 46 Bank Ditutup Sejak 2005

LPS: 46 Bank Ditutup Sejak 2005

- detikFinance
Rabu, 25 Jan 2012 11:56 WIB
 LPS: 46 Bank Ditutup Sejak 2005
Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak berdirinya pada 22 September 2005 hingga akhir tahun 2011 telah mencabut izin usaha 46 bank. Nilai simpanan di seluruh bank mencapai Rp 1,068 triliun.

Kepala Eksekutif LPS Firdaus Jaelani menyampaikan, seluruh bank yang dicabut izinnya terdiri dari 45 bank perkreditan rakyat (BPR) dan satu bank umum. Secara rinci, total aset ke-46 bank yang dilikuidiasi ini mencapai Rp 880,89 miliar. Sementara total kewajiban Rp 1,687 triliun dengan total simpanan Rp 1,068 triliun.

Firdaus menambahkan total simpanan dan kewajiban adalah belum memperhitungkan bunga atau pajak set-off kewajiban bagi nasabah yang memiliki kewajiban. Sementara simpanan yang layak dibayar mencapai Rp 670 miliar, dengan simpanan tidak layak bayar Rp 445 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Progres likuidasi higga 31 Desember 2011 disampaikan Firdaus, proses 21 bank telah rampung. Sementara proses 25 bank masih berjalan, dimana 15 diantaranya dilikuidasi pada tahun 2011.

"Rata-rata penyelesaian likuidasi dua tahun 10 bulan, dengan recovery dana klaim penjaminan yang likuidasinya selesai mencapai 9%," terangnya.

Simpanan Yang Dijamin LPS Mencapai Rp 1.704,47 Triliun

LPS mencatat simpanan yang dijamin pada seluruh bank hingga 31 Desember 2011 mencapai Rp 1.704,47 triliun. Ini terdiri dari 120 perbankan umum dan 1.837 BPR.

Total simpanan yang dijamin pada bank umum sampai akhir tahun lalu mencapai Rp 1.667,66 triliun, sedangkan BPR atau BPR syariah mencapai Rp 36,81 triliun.

Padahal total simpanan yang ada di bank umum mencapai Rp 2.830,32 triliun. Sehingga hanya 58,92% dana yang dijamin LPS.

Sementara total rekening di seluruh bank, hingga 31 Desember mencapai 101,503 juta rekening. Sedangkan rekening yang dijamin mencapai 101,366 juta rekening. Ini merefleksikan 99,87% dari total rekening yang tercatat.

(wep/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads