Pemerintah Undang BI Godok Lembaga Pembiayaan Infrastruktur

Pemerintah Undang BI Godok Lembaga Pembiayaan Infrastruktur

- detikFinance
Rabu, 25 Jan 2012 19:13 WIB
Pemerintah Undang BI Godok Lembaga Pembiayaan Infrastruktur
Jakarta - Presiden SBY beserta para menterinya mengundang Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution untuk menggodok pembentukan lembaga pembiayaan infrastruktur guna membiayai proyek-proyek yang nilainya mencapai Rp 1.700 triliun.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, kajian lembaga pembiayaan ini masih tahap awal. Bentuknya nanti banyak, apakah akan dibentuk bank khusus atau mengembangkan bank yang sudah ada saat ini seperti Bank Mandiri.

"Masih paparan awal. Intinya kita setuju, kan variannya banyak apakah Development Bank, apa seperti Bapindo atau bank khusus infrastruktur," kata Hatta di kantor presiden, Jakarta, Rabu (25/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk hitung-hitungan modal awal, menurut Hatta dengan rencana proyek infrastruktur Rp 1.700 triliun maka setidaknya diperlukan modal Rp 170 triliun untuk bisa membiayai proyek-proyek tersebut.

"Sebagaian memang harus ada dari APBN, tapi belum sampai pada besarnya dan tidak mungkin di 2012. Tapi bisa saja kalau mendesak kita memperkuat dulu yang ada SMI (sarana multigriya infrastructure) atau IIF saya kira mementumnya bagus kalau kita mengeluarkan obligasi," jelas Hatta.

Di tempat yang sama, Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan sudah dalam beberapa bulan terakhir BI mengkaji pembentukan lembaga tersebut dan dipresentasikan di depan presiden. "Tentu saja akan ada pembahasan lagi," imbuhnya.

Sebelumnya, Darmin mengatakan berdasarkan pengalaman di masa lalu Indonesia tidak terlalu berhasil jika mendirikan sebuah hal yang baru. "Waktu itu kita punya Bapindo tidak terlalu berhasil memiliki proyek jangka panjang, karena kita tidak punya syarat yang cukup untuk itu," katanya.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads