Bank Kesawan Tunjuk Bankir Qatar Jadi Komisaris Utama

Bank Kesawan Tunjuk Bankir Qatar Jadi Komisaris Utama

- detikFinance
Jumat, 27 Jan 2012 15:06 WIB
Bank Kesawan Tunjuk Bankir Qatar Jadi Komisaris Utama
Jakarta - PT Bank QNB Kesawan Tbk (Bank Kesawan) resmi menunjuk Komisaris Utama baru dari Qatar National Bank Ali Ahmed Z.A. Al-Kuwari.
Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perihal penunjukkan Komisaris Utama untuk menggantikan Ali Shareef Al Emadi yang mengundurkan diri dari jabatannya.

Demikian diungkapkan Direktur Utama Bank QNB Kesawan Madi Darmadi Lazuardi dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (27/1/2012).

"Hasil RUPSLB mengangkat Ali Ahmed Z.A. Al-Kuwari sebagai Komisaris Utama perseroan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut susunan direksi dan dewan komisaris Bank Kesawan:

Komisaris


  • Komisaris Utama: Ali Ahmed Z.A. Al-Kuwari
  • Komisaris: Andrew McGregor Duff
  • Komisaris: Muthu Chidambaram (efektif setelah memeroleh persetujuan BI)
  • Komisaris Independen: Suroto Moehadji, Nasrul Husin dan Muhammad Anas Malla

Direksi


  • Direktur Utama: Madi Darmadi Lazuardi
  • Direktur: Azhar bin Abdul Wahab
  • Direktur: Rusli
  • Direktur: Yosep Solihin Yo
  • Direktur: Hemawati
  • Direktur: Lloyd Rolston

Seperti diketahui, Qatar National Bank resmi menguasai 69,59% saham PT Bank Kesawan Tbk lewat pembelian saham dari aksi rights issue dengan nilai Rp 734 miliar. Sisanya dimiliki oleh PT Adhi Tirta Mustika 9,01% dan Masyarakat 21,40 %.

Sementara itu Lazuardi mengatakan, Kesawan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 14 miliar pada tahun 2011, naik 235% dibanding perolehan tahun 2010 sebesar Rp 4 miliar.

"Perolehan laba kita masih andalkan dari loan income, belum kembangkan fee based income," kata Madi.

Ia menjelaskan, pada tahun 2010 sendiri perolehan laba perseroan turun menjadi Rp 4 miliar karena masih ada kewajiban pajak yang harus dibayarkan sebesar Rp 8 miliar.

"Sebenarnya, pada tahun 2010 laba kita Rp 12 miliar, jadi tetap bertumbuh dari tahun-tahun sebelumnya," tuturnya.


(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads