"Kalau para deposan besar itu nggak mau bunga depositonya diturunin kan susah kita lakukan efisiensi atau menurunkan bunga kredit," kata Direktur Utama BRI, Sofyan Basir ketika ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/2/2012).
Dijelaskan Sofyan, banyak nasabah besar baik individu maupun korporasi yang gampang sekali berpindah-pindah menempatkan dananya jika bunga deposito yang didapatnya berkurang. Alhasil, bank sulit sekali untuk menurunkan bunga deposito karena 'takut' deposan besarnya lari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan para deposan besar itu memang lebih banyak dari kelas Dana Pensiun, dan BUMN-BUMN investasi.
"Kita berharap semua pihak bisa memahami itu. Jangan hanya bank, tapi kita sama-sama turunkan bunga deposito itu agar bisa terjadi efisiensi nasional," kata Sofyan.
(dru/ang)











































