Seperti dikutip dari Reuters, Senin (13/2/2012), saat ini tiga pemegang saham Muamalat asal Timur Tengah berencana untuk menjual sahamnya di Muamalat. Ketiga pemegang saham tersebut adalah Islamic Development Bank (IDB), Boubyan Bank Kuwait, dan perusahaan investasi asal Arab Saudi yakni Sedco. Ketiganya memiliki 75% saham Muamalat.
Dikatakan Reuters mengutip koran Business Times, Bank Indonesia (BI) saat ini tengah mencari bank syariah untuk mengambil alih Muamalat yang merupakan bank syariah tertua di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Qatar Islamic Bank menarik minatnya untuk menawar saham mayoritas di Bank Muamalat.
Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah mengkonfirmasi ketertarikan beberapa investor baik lokal dan asing dengan upaya penjualan kepemilikan saham di bank syariah pertama di Indonesia tersebut. Beberapa investor tersebut menurut Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya Siregar di antaranya adalah Standard Chartered Bank, OCBC, Saratoga, Qatar Islamic Bank, PT Bank Mandiri Tbk, Para Group dan Overseas Chinese Banking.
Adapun beberapa peminat telah memutuskan untuk mengundurkan diri dalam proses akuisisi tersebut, seperti PT Bank Permata Tbk, dan Chairul Tanjung lewat CT Corp yang memutuskan tidak meneruskan.
(dnl/ang)











































