Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Kalbe Farma, Vidjongtius menerangkan pencapaian laba disokong penjualan bersih yang naik 6,7% menjadi Rp 10,9 triliun dari sebelumnya Rp 10,22 triliun. Terjadi peningkatan marjin laba kotor menjadi 50,8% pada tahun 2011.
"Kontribusi yang lebih tinggi dari Divisi Distribusi dan Logistik dengan adanya penambahan prinsipal pihak ketiga akan mengubah komposisi bisnis saat ini," jelas Vidjongtius dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (16/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan mampu mengembalikan komposisi bisnis dan memperbaiki tingkat marjin. Lebih lanjut, penambahan prinsipal pihak ketiga akan mendukung salah satu strategi utama kami untuk mencapai pertumbuhan penjualan yang agresif," tambahnya.
Sementara tahun ini perseroan membidik pertumbuhan penjualan 15%-20%, dengan tingkat margin laba usaha 15%-16%. "Laba bersih per saham diperkirakan sekitar Rp 164 sampai Rp 172," tegasnya.
Demi mewujudkan target perseroan, Vidjongtius siap menerapkan strategi peningkatkan efektivitas pemasaran dan penjualan, antara lain melalui branding management, serta memperkuat portofolio bisnis, dab memperluas dan memperdalam penetrasi pasar, baik di Indonesia maupun di ASEAN.
(wep/ang)











































