Demikian disampaikan manajemen Bank CIMB Niaga dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Rabu (22/2/2012).
Laba didukung oleh raihan pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp 7,867 triliun naik tipis Rp 614,5 miliar dari posisi tahun 2010 Rp 7,253 triliun. Sedangkan beban operasional justru turun dari Rp 3,99 triliun menjadi Rp 3,78 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan laba sebelumnya pajak perseroan mencapai Rp 4,241 triliun, naik dari periode sebelumnya Rp3,261 triliun. Total aset perseroan juga naik dari Rp 129,04 triliun menjadi Rp 146,08 triliun.
Pada laporan akhir 2011, Suku bunga dasar kredit (SBDK) perseroan berada dikisaran 11% untuk kredit korporasi, 11,5% untuk kredit ritel, KPR 11,3% dan kredit konsumsi non KPR 11,5%.
Perseroan juga mencatat kenaikan Non Performing Loan (NPL) gross menjadi 2,64% dari sebelumnya 2,59% pada 2010. Net NPL turun menjadi 1,92%, sementara Net Interst Margin (NIM) dan Return on Asset (ROA) masing-masing 5,63% dan 2,85%.
(wep/ang)











































