Bank BUMN Masih Minat Saham Bank Mutiara

Bank BUMN Masih Minat Saham Bank Mutiara

- detikFinance
Rabu, 22 Feb 2012 18:16 WIB
Bank BUMN Masih Minat Saham Bank Mutiara
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan perbankan plat merah masih mungkin terlibat dalam penawaran saham Bank Mutiara, asalkan ada kesepakatan harga antara LPS sebagai pemegang saham eks bank Century.

"Belum, bukan tidak berpartisipasi," kata Deputi Menteri BUMN bidang Jasa Parikesit Suprapto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI dengan Kementerian BUMN di Senayan, Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Ia mengaku bank-bank BUMN, meski tidak disebutkan secara tegas, tengah mengkalkulasi dan melakukan komunikasi dengan pemegang saham Bank Mutiara. Upaya mereka adalah negosiasi harga penawaran yang dianggap terlalu tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau harganya tetap segitu, nampaknya tidak. Kan sedang ada komunikasi di antara mereka. Dan sifatnya B to B (Businiess to Business), dan Kementerian tidak ikut," paparnya.

Lalu siapakah bank BUMN yang berminat dengan saham Bank Mutiara. Kita tunggu kelanjutannya. Namun yang jelas, dua diantaranya perbankan plat merah secara tegas telah menyatakan ketidakterarikannya atas saham Bank Mutiara.

Adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang pertama kali menolak melakukan penawaran. Direktur Utama BRI Sofyan Basir menilai harga jual PT Bank Mutiara (eks Bank Century) Rp 6,7 triliun terlalu mahal.

"Wah enggak deh, itu kemahalan itu Rp 6,7 triliun Bank Mutiara. Kami tidak deh biar asing saja yang beli itu," kata Sofyan beberapa waktu lalu.

Bank BUMN kedua yang juga tegas tidak tertarik pada saham ex Bank Century ini adalah Bank Negara Indonesia (BNI). Berdasarkan perhitungan BNI, pembelian saham bank Mutiara memiliki risiko poltik yang tinggi.

"Political risk-nya tinggi. Nanti kalau Bank Mutiara ingetnya Bank Century," papar Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads