American International Group (AIG) berniat genjot dana hingga US$ 6 miliar atau setara Rp 54 triliun dari penjualan sebagian sahamnya di AIA Group yang berbasis di Asia. Uangnya akan digunakan untuk mengembalikan dana talangan alias bailout yang diberikan pemerintah Amerika Serikat (AS) pada 2008 lalu.
Perusahaan asuransi itu menawarkan 1,7 miliar lembar saham di kisaran harga HK$ 27,15-27,50 per lembar. Harganya diskon 7% dari harga penutupan perdagangan Jumat kemarin berdasarkan dokumen yang diterima Reuters, Senin (5/3/2012).
Untuk keperluan transaksi ini, perdagangan saham AIA di pasar saham Hong Kong pun dihentikan sementara. AIG menyatakan pembelian saham akan dilakukan oleh investor institusi, tapi detilnya tidak disebutkan secara rinci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas bailout itu, pemerintah AS digugat US$ 25 miliar atau sekitar Rp 225 triliun. Pengambilalihan perusahaan asuransi terbesar AS itu dinilai inkonstitusional. (ang/dnl)











































