Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuannya alias BI Rate di posisi 5,75%. Bank sentral memandang BI Rate masih sesuai dengan sasaran inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah.
"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada tanggal 8 Maret 2012 memutuskan untuk menahan BI Rate di posisi 5,75%," ungkap Juru Bicara BI Difi Johansyah dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (8/3/2012).
Keputusan ini menurut Difi dinilai masih konsisten dengan tekanan inflasi dari sisi fundamental yang masih terkendali ke depan serta tetap kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari dampak penurunan kinerja perekonomian dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Februari 2012 kemarin, BI memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 bps. Saat ini BI Rate bertengger di 5,75% terendah sejak beberapa tahun terakhir. (dru/dnl)











































