"Karena masyarakat perkotaan lebih mementingkan kecepatan untuk transaksi non bank seperti pembayaran parkir, tol, dan transaksi di minimarket. Penggunaan e-money juga harus mencapai pedesaan guna mempermudah transaksi non bank," ungkap Deputi Gubernur BI Ronald Waas dalam acara diskusi mengenai NPG di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (14/3/2012).
Namun, Ronald mengatakan jika ingin e-money masuk pedesaan tetap harus didukung dengan infrastruktur IT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Aswin Sasongko mengatakan Indonesia akan terkoneksi melalui pembangunan fiber optik hingga masuk pedesaan untuk mendukung program National Payment Gateway.
"Harapannya indonesia harus terkoneksi dengan adanya fiber optik untuk mendukung national payment gateway," ujarnya.
Aswin juga mengatakan Kominfo berperan dalam mengatur infrastruktur IT sedangkan BI berperan mengatur sistem pembayaran pada National Payment Gateway.
(dru/dnl)











































