PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) yang mengeluarkan e-Toll Card mengklaim pertumbuhan pemegang kartu prabayar untuk akses tol tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Bank Mandiri juga menegaskan tidak sulit melakukan pengisian ulang saldo kartu tersebut.
"Mandiri prabayar/e-money sekarang sudah menjadi market leader e-money di Indonesia. Kartu e-Toll sendiri terus tumbuh," ungkap Direktur Micro & Retail Banking Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin dalam penjelasannya kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (21/3/2012).
Jumlah pemegang e-Toll card di 2009 mencapai 99.454 dan terus bertambah hingga mencapai 634.889 hingga Februari 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menjelaskan, saat ini berdasarkan masukan nasabah Bank Mandiri ternyata telah menghapuskan fitur saldo minimum tersebut.
"Kita sudah menghilangkan fitur saldo minimum per tanggal 1 Maret 2012 untuk kartu e-Toll. Mudah-mudahan nasabah bisa lebih tenang menggunakan e-Toll," ungkap Budi.
Terkait dengan pengisian ulang, sampai dengan akhir 2011 Bank Mandiri mengklaim telah memiliki 13.500 titik pengisian. Angka tersebut sudah lebih banyak dari total cabang dan ATM Mandiri yang jumlahnya 10.500 titik.
"13.500 titik ini ialah 5.000 ATM Mandiri, 1.000 Cabang Mandiri, 6.000 toko Indomaret, 1.500 toko Alfamart/AlfaMidi/Alfa Express," paparnya.
Rencana di 2012, Budi mengatakan Bank Mandiri akan menambahkan Gardu Tol Otomatis/GTO kemudian, penambahan Gardu Tol Tanpa Henti/e-toll pass dan memberikan program diskon tol. (dru/hen)











































