Pengamat ekonomi dari Indef, Fadhil Hasan menyatakan pemilihan DK OJK oleh Tim Pansel terkesan diam-diam. Hal ini berbeda dengan pemilihan pimpinan KPK atau Tim Pansel yang lain.
"OJK itu posisinya strategis sektor keuangan terhadap perekonomian mencakup aset sebesar Rp 7 ribu triliun tapi pemilihannya terkesan diam-diam," ujarnya saat ditemui di Tower Energy, Jakarta, Selasa (10/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Objektivitas dan transparansi proses seleksi, calon harus mendapat surat referensi dari BI dan Bapepam yang masih ada potensi subjektivitas. Komposisi pansel yang didominasi dari birokrasi bukan dari pihak luar seperti seleksi KPK dan KPU. Kondisi ini menyebabkan komposisi hasil seleksi Pansel lebih didominasi oleh birokrat," pungkasnya.
(nia/dru)











































