7 Orang Tersingkir, 3 'Anak Buah' Agus Marto Lolos Jadi Calon Bos OJK

7 Orang Tersingkir, 3 'Anak Buah' Agus Marto Lolos Jadi Calon Bos OJK

Herdaru Purnomo - detikFinance
Rabu, 11 Apr 2012 13:39 WIB
7 Orang Tersingkir, 3 Anak Buah Agus Marto Lolos Jadi Calon Bos OJK
Jakarta -

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menerima 14 calon yang dipilih Presiden SBY untuk 'ujian' di Komisi XI menjadi Dewan Komisioner OJK. SBY telah menyaring dari 21 calon yang dipilih Panitia Seleksi Dewan Komisioner OJK.

Tujuh orang diantaranya yang terdepak adalah Mantan Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Hekinus Manao. Namun di antara 14 calon yang lolos, terdapat 3 mantan 'anak buah' Agus Martowardojo di Bank Mandiri.

Berikut calon DK OJK yang 'didepak' SBY:

  • Mantan Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Hekinus Manao
  • Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik Kementerian BUMN Sahala Lumban Gaol
  • Sekretaris Bapepam-LK Ngalim Sawega
  • Direktur Compliance and Human Capital Bank Mandiri Ogi Prastomiyono Ogi Prastomiyono
  • Komisaris Utama BNI Peter Benyamin Stok
  • Direktur Bank Indonesia Purwantari Budiman
  • Kepala Biro Bapepam-LK Robinson Simbolon

Sedangkan ketiga calon yang terus melenggang di mana disinyalir 'titipan' Agus Marto dan merupakan mantan 'anak buah' di Bank Mandiri yakni :

  • Mantan Wakil Direktur Bank Mandiri I Wayan Agus Mertayasa
  • Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi
  • Executive Vice President Coordinator Internal Audit Bank Mandiri Rijani Tirtoso

Pada kesempatan tersepisah, Ekonom Dradjad Wibowo mengatakan calon-calon yang terpilih ini memang sudah bisa ditebak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang seperti yang sering saya suarakan, pansel OJK tampaknya sudah miring ke calon-calon dari Kemenkeu, Bank Mandiri dan eks Bank Niaga. Ini sudah tidak sehat," kata Dradjad ketika dihubungi Rabu (11/4/2012).

"Karena sudah mengarah ke marjinalisasi Bank Indonesia. Saya tidak membela BI karena BI juga banyak kelemahan sebagai otoritas perbankan," imbuh Dradjad

Menurutnya, marjinalisasi BI ini menyemai benih-benih tidak sehat dalam psikologi dan hubungan kelembagaan antara BI dan OJK. Antara pengawasan makro dengan mikro perbankan.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads