Direktur Grup RHB Capital, Kellee Kam Chee Khiong mengatakan RHB Capital akan berpartisipasi besar di Indonesia melalui rencana akuisisi Bank Mestika. Namun rencana tersebut masih harus menunggu izin dari Bank Indonesia (BI).
"Kita tunggu hingga Juni, jika tidak dapat kepastian maka transaksi akan dibatalkan. Direksi akan mundur dan berbicara lagi tentang transaksi tersebut," ungkap Kelle.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RHB Capital sebagai bank terbesar keempat Malaysia berniat membeli 80% Bank Mestika Dharma senilai US$ 356,1 juta atau sekitar Rp 3,3 triliun. RHB dalam pernyataannya mengungkapkan, pihaknya juga memiliki opsi untuk membeli 9% saham lagi di Bank Mestika.
RHB juga menyatakan akan menerbitkan saham baru atau rights issue sebanyak 361 juta lembar saham pada harga 3,60 ringgit per lembar. Saham RBH sudah disuspensi dan pada Jumat lagi ditutup pada 5,69 ringgit.
Akuisisi ini diharapkan semakin memperkuat kehadiran RHB di Indonesia, yang dianggapnya memiliki potensi pasar besar.
Terkait rencana akuisisi OSK Investment Bank Bhd, Kelle mengatakan kelompok itu berharap untuk menyimpulkan kesepakatan pada kuartal ketiga.
"Kami berharap dengan akuisisi berhasil OSK Investment Bank Bhd akan memberikan banyak manfaat langsung yang datang dengan cara memperkuat pasar domestik," ujar Kellee kepada Kantor Berita Bernama seperti dikutip detikFinance, Rabu (11/4/2012).
Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad pernah menyampaikan, secara informal RHB Capital sebenarnya sudah menginformasikan kepada BI mengenai rencananya untuk ekspansi kepada sektor perbankan di Indonesia
"Secara formal belum ada laporan ke saya, tapi bisa saja komunikasi di antara mereka (RHB Capital dan Bank Mestika Dharma) sudah. Prosedurnya mereka akan ketemu dengan kita," ujarnya Muliaman.
(dru/dnl)











































